KARAWANG – Ribuan pendukung mengantar Alya saat menyerahkan berkas persyaratan sebagai bakal calon Kepala Desa Bengle, Kabupaten Karawang, kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa, Sabtu (5/9/2026). Alya menjadi bakal calon pertama yang secara resmi mendaftarkan diri dalam kontestasi Pilkades Bengle.
Alya datang ke Kantor Desa Bengle didampingi keluarga besar, kerabat, serta ribuan pendukung. Kehadiran massa yang mengiringi proses pendaftaran membuat tahapan awal pencalonan berlangsung meriah sekaligus menandai mulai menghangatnya kontestasi Pilkades Bengle.
Usai menyerahkan berkas, Alya mengaku bersyukur karena tahapan awal pencalonannya berjalan lancar. Berdasarkan pemeriksaan awal panitia, dokumen persyaratan yang diserahkan dinyatakan lengkap, meski terdapat satu dokumen yang masih menunggu konfirmasi dari instansi terkait.
“Alhamdulillah untuk hari ini, sebagai pendaftar pertama di Desa Bengle, berkas-berkas Alya dinyatakan lengkap. Mungkin ada satu dokumen yang memang itu menunggu konfirmasi dari instansi terkait,” ujar Alya.
Bagi Alya, kehadiran keluarga besar dan ribuan pendukung dalam proses pendaftaran tersebut menjadi dukungan moral untuk mengikuti seluruh tahapan pencalonan hingga Pilkades Bengle.
Meski mendapat dukungan besar, Alya mengingatkan seluruh pendukungnya agar tetap menjaga kerukunan dan kebersamaan selama kontestasi berlangsung. Ia berharap perbedaan pilihan politik tidak menjadi penyebab perpecahan di tengah masyarakat Desa Bengle.
“Mudah-mudahan dengan adanya kontestasi Pilkades ini, walaupun nanti kita bertemu dengan yang berbeda pilihan, kita tetap sama-sama rukun, tetap sama-sama guyup,” katanya.
Ketua Umum Tim Pemenangan Alya, Nofrijal, mengapresiasi antusiasme ribuan pendukung yang mengantar Alya ke Kantor Desa Bengle. Menurutnya, kehadiran massa tersebut menunjukkan semangat para relawan dalam memberikan dukungan pada Pilkades Bengle.
“Kegiatan hari ini berjalan lancar. Saya juga luar biasa melihat pendukung Alya ini all-in banget, benar-benar all-in, mengantar ke Desa Bengle,” ujar Nofrijal.
Ia menambahkan, berkas persyaratan Alya telah diterima dan diperiksa oleh panitia. Selanjutnya, proses pencalonan masih akan melalui tahapan verifikasi administrasi dan mekanisme sesuai ketentuan sebelum dilakukan penetapan calon.
Pendaftaran yang diiringi ribuan pendukung tersebut menjadi salah satu penanda dimulainya persaingan dalam Pilkades Bengle. Meski demikian, seluruh tahapan masih harus dilalui sesuai aturan, sementara para bakal calon akan bersaing melalui visi, program, dan dukungan masyarakat. (***)
