Unsika Bangun Gedung Dome Berkapasitas 10 Ribu Orang, Target Digunakan Tahun 2027

Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Dome di Kampus 2 Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) Selasa (7/7/2026).

METROPLUS.ID — KARAWANG | Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) resmi memulai pembangunan Gedung Dome di Kampus 2 yang berlokasi di Jalan Lingkar Tanjungpura, Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Selasa (7/7/2026).


Pembangunan ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama yang dihadiri civitas akademika, unsur Muspida, serta pihak kontraktor.


Acara berlangsung di lokasi proyek di bawah terik matahari, menandai dimulainya pembangunan fasilitas yang digadang-gadang menjadi pusat kegiatan berskala besar di lingkungan kampus.


Gedung Dome ini dirancang berdiri di atas lahan seluas 6.156 meter persegi dengan kapasitas hingga 10.000 orang. Selain difungsikan sebagai tempat wisuda, fasilitas ini juga akan digunakan sebagai sarana olahraga, seperti lapangan mini soccer dan basket, serta dilengkapi panggung utama.


Tak hanya itu, gedung ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti ruang transit, mushola, toilet, kantor, hingga kantin guna menunjang kenyamanan pengguna.


Rektor Unsika, Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, SH, MSc, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah mahasiswa dan lulusan setiap tahun.


“Gedung ini memang diproyeksikan untuk kegiatan wisuda, karena Kampus 1 sudah tidak lagi representatif. Biasanya wisuda diikuti sekitar 3.000 lulusan, belum termasuk orang tua dan tamu undangan,” ujarnya.


Ia menambahkan, saat ini Unsika memiliki 41 program studi dan akan terus berkembang, sehingga peningkatan sarana dan prasarana menjadi hal yang tidak terelakkan.


Proyek pembangunan Gedung Dome ini diperkirakan menelan total anggaran lebih dari Rp118 miliar yang bersumber dari dana BLU. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase.


Untuk tahap pertama pada tahun anggaran 2026, dialokasikan dana sekitar Rp38 miliar lebih yang difokuskan pada pekerjaan konstruksi dan struktur oleh kontraktor PT Baja Manunggal Perkasa. Proyek ini memiliki durasi pengerjaan 210 hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 180 hari.


Rektor berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar sesuai jadwal sehingga gedung dapat mulai dimanfaatkan pada tahun 2027.


“Semoga pembangunan ini berjalan baik dan menjadi langkah penting bagi Unsika untuk terus berkembang ke depan,” pungkasnya. (Ade Rosadi)

BACA JUGA
METROPLUS.ID

Subscribe YouTube Kami Juga Ya