![]() |
| H. Jenal Aripin. |
METROPLUS.ID — KARAWANG | Sorotan publik terhadap proyek perbaikan jalan provinsi di Desa Tamansari, Karawang, akhirnya mendapat respons langsung dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Jenal Aripin, S.E. Ia turun ke lokasi guna memastikan kondisi proyek sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.
Kunjungan tersebut dilakukan menyusul ramainya perbincangan di media sosial, termasuk unggahan dari akun Pesona Karawang Loji yang menyoroti kondisi jalan tersebut.
Di hadapan warga, Jenal Aripin menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk mengambil alih proyek, melainkan memberikan klarifikasi atas informasi yang mengaitkan dirinya dengan persoalan tersebut.
“Saya hadir untuk meluruskan informasi yang beredar, bukan untuk menyelesaikan pekerjaan proyek. Terima kasih juga kepada masyarakat dan akun Pesona Karawang Loji yang sudah menyampaikan kondisi ini sehingga saya bisa melihat langsung di lapangan,” ujarnya.
Dari hasil koordinasi dengan pihak konsultan atau pengawas proyek, ia menjelaskan bahwa keterlambatan pekerjaan terjadi karena kendala finansial yang dialami kontraktor. Hal tersebut membuat pelaksanaan proyek tidak berjalan sesuai jadwal.
Selain itu, faktor kenaikan harga material juga turut mempengaruhi. Proses lelang yang dilakukan pada tahun 2025 baru direalisasikan pada 2026, sehingga terjadi penyesuaian biaya akibat perubahan kondisi ekonomi.
Jenal Aripin menambahkan, proyek tersebut merupakan bagian dari program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga pelaksanaannya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat dengan koordinasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Saat ini, lanjutnya, proyek tengah memasuki tahap renegosiasi atau penyesuaian ulang kontrak.
“Insyaallah pekerjaan akan dilanjutkan. Kita tinggal menunggu proses renegosiasi selesai,” katanya.
Ia berharap masyarakat, khususnya di wilayah Karawang Selatan, tidak lagi khawatir dan dapat memahami kondisi yang terjadi. Menurutnya, transparansi informasi menjadi penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Di akhir pernyataannya, Jenal Aripin mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam mengawasi pembangunan. Ia menilai, kritik dan masukan yang disampaikan secara konstruktif merupakan bagian penting dalam mendorong pembangunan yang lebih baik.
“Silakan terus mengawasi dan memberi masukan. Itu sangat penting untuk kemajuan pembangunan di Karawang,” pungkasnya. (*)
