![]() |
| Siswa SMP IT Bina Al Jihar Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang. |
KARAWANG – SMP IT Bina Al Jihar menggelar acara pelepasan siswa bertajuk Gupay Pileuleuyan Paturay Tineung Angkatan ke-18 di Kampus Yayasan Bina Al Jihar, Kampung Cidoro RT 01/01 Desa Cigunungsari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Selasa (2/6/2026).
Sebanyak 18 siswa-siswi dinyatakan lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kegiatan tersebut mengusung tema “Selamat Jalan Anak-anakku, Teruslah Berkarya Raih Masa Depan Gemilang.”
Acara dihadiri oleh para lulusan, wali murid, dewan guru, serta tamu undangan, dan berlangsung sederhana namun penuh makna.
Yayasan Bina Al Jihar sendiri telah berdiri sejak 2004 dan menaungi tiga jenjang pendidikan, yakni TK, SD IT, dan SMP IT. Sementara jenjang SMP IT mulai beroperasi pada 2006 dan kini telah meluluskan angkatan ke-18.
Kepala SMP IT Bina Al Jihar, Dede Firman, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihak sekolah telah berupaya maksimal dalam memberikan pendidikan, pengajaran, dan pembinaan selama tiga tahun kepada para siswa.
“Selama tiga tahun kami telah melaksanakan tugas pendidikan, pengajaran, dan pembinaan dengan sebaik mungkin. Selanjutnya kami kembalikan kepada orang tua untuk melanjutkan pembinaan anak-anak,” ujarnya.
Ia juga membuka ruang bagi wali murid untuk memberikan penilaian terhadap proses pendidikan di sekolah, serta berharap kepercayaan masyarakat terhadap SMP IT Bina Al Jihar terus meningkat.
“Kami berharap para wali murid dapat mengajak masyarakat sekitar untuk mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada sekolah kami,” tambahnya.
Kepada para siswa, pihak sekolah menyampaikan ucapan selamat atas kelulusan serta pesan agar terus melanjutkan pendidikan dan menggapai cita-cita.
“Kami mohon maaf apabila selama proses pembelajaran terdapat hal yang kurang berkenan. Semua yang kami lakukan dilandasi rasa kasih sayang. Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat di masa depan,” kata Dede.
Ia juga berharap para lulusan dapat menjadi teladan di lingkungan masyarakat, sebagaimana alumni sebelumnya yang telah berkiprah di berbagai bidang, termasuk bekerja hingga ke luar negeri.
Acara pelepasan ditutup dengan berbagai penampilan seni kreasi siswa, seperti pencak silat, tahfiz Al-Qur’an, dan seni marawis yang menambah suasana haru sekaligus kebanggaan. (Ade Rosadi)
