![]() |
| Ilustrasi (AI) |
METROPLUS.ID – KARAWANG | Seorang pengurus Karang Taruna di Kabupaten Karawang dilaporkan menjadi korban dugaan penculikan dan penganiayaan yang menyebabkan trauma fisik dan psikologis.
Korban, Hendro alias Kodok, merupakan pengurus Karang Taruna Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Karawang pada Kamis (25/6/2026).
Kuasa hukum Karang Taruna, Yaya Taryana, mengungkapkan bahwa korban mengalami tekanan mental serius pasca kejadian.
“Korban mengalami trauma mendalam akibat peristiwa tersebut,” ujarnya.
Berdasarkan pengakuan korban, ia dipaksa masuk ke kendaraan oleh orang tak dikenal, kemudian dibawa ke lokasi yang tidak diketahui dengan kondisi mata tertutup.
Selama berada di lokasi tersebut, korban mengaku mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik, seperti pemukulan, tendangan, hingga cambukan menggunakan selang.
Korban juga menyebut sempat mendengar suara yang diduga letusan senjata api selama penyekapan berlangsung.
Setelah itu, korban ditinggalkan di bawah jembatan dalam kondisi tangan terborgol.
Untuk kepentingan penyelidikan, korban dijadwalkan menjalani visum dan pemeriksaan medis guna mendokumentasikan luka yang dialami.
Tim hukum menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas agar korban mendapatkan keadilan.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan menunggu langkah lanjutan dari aparat kepolisian dalam mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut. (*)
