Menjadikan Lingkungan Hidup sebagai Kesadaran Kolektif

Muslim Hafidz.

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2026, FORDAS Cilamaya Berbunga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan isu lingkungan hidup bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai gerakan bersama dan kesadaran kolektif dalam kehidupan sehari-hari.


Berbagai persoalan lingkungan yang kita hadapi saat ini, mulai dari sampah, pencemaran sungai, kerusakan pesisir, hingga berkurangnya ruang hijau, membutuhkan keterlibatan semua pihak. Lingkungan yang bersih dan lestari tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi aktif masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.


Sehubungan dengan hal tersebut, FORDAS Cilamaya Berbunga menyampaikan beberapa ajakan:

1. Kepada Pemerintah Daerah

Momentum 5 Juni 2026 Hari Lingkungan Hidup Se-dunia hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Kami mengajak Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menjadikan tanggal 5 Juni sebagai gerakan nyata membersihkan sampah, menata lingkungan, dan melakukan aksi-aksi pelestarian lingkungan melalui instruksi yang terkoordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa.


2. Kepada Organisasi Keagamaan Islam

Kami mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta organisasi Islam lainnya untuk menjadikan tema lingkungan hidup sebagai materi khutbah Jumat pada 5 Juni 2026 maupun kesempatan keagamaan lainnya. Nilai-nilai agama yang mengajarkan kebersihan, larangan merusak alam, Fatwa MUI tentang lingkungan, serta tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi perlu terus disampaikan kepada umat.


3. Kepada Organisasi Lintas Iman

Kami juga mengajak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Majelis Konghucu Indonesia (MAKIN), Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), serta organisasi keagamaan lainnya untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pesan-pesan keagamaan dan kegiatan peribadatan. Menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat manusia.


4. Kepada Seluruh Masyarakat

Kami mengajak masyarakat untuk meluangkan 5 menit setiap hari melakukan aksi sederhana membersihkan lingkungan sekitar rumah, tempat kerja, sekolah, tempat ibadah, dan ruang publik lainnya. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.


Mari kita jadikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum membangun budaya peduli lingkungan. Bumi yang bersih, sungai yang sehat, dan lingkungan yang lestari adalah warisan terbaik yang dapat kita tinggalkan bagi generasi mendatang.


Yuk, luangkan 5 menit untuk kebaikan. Bersihkan sekitar kita dan jadikan menjaga lingkungan sebagai kesadaran kolektif bersama.


Salam Lestari

BACA JUGA
METROPLUS.ID

Subscribe YouTube Kami Juga Ya