![]() |
| Boy Rusman. |
KARAWANG — Tokoh pemuda Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Boy Rusman, menyatakan dukungan terhadap usulan penghapusan biaya parkir di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Karawang.
Usulan tersebut sebelumnya disampaikan anggota Komisi II DPRD Karawang dari Fraksi NasDem, Mulyadi, dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di ruang Komisi II DPRD Karawang, Rabu (1/4/2026).
Menurut Boy, penghapusan tarif parkir dinilai penting untuk meringankan beban masyarakat, khususnya bagi pasien maupun keluarga yang tengah menjalani perawatan di RSUD.
“Sudah sepatutnya pemerintah daerah tidak lagi membebani masyarakat dengan biaya parkir, apalagi jika dihitung per jam yang tentu menambah pengeluaran,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menilai, pembangunan fasilitas RSUD, termasuk area parkir, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berasal dari pajak masyarakat. Karena itu, pelayanan di fasilitas publik tersebut seharusnya tidak lagi dibebankan biaya tambahan.
Boy juga mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang untuk mengevaluasi kebijakan tarif parkir di RSUD secara menyeluruh.
Terkait pengelolaan parkir, ia menyarankan agar pihak rumah sakit dapat mengoptimalkan peran petugas keamanan serta tenaga pendukung untuk menjaga ketertiban kendaraan pengunjung.
Selain itu, ia mengingatkan agar pemerintah turut memperhatikan nasib petugas parkir jika kebijakan penghapusan tarif diberlakukan, salah satunya dengan mengakomodasi mereka dalam lingkungan kerja rumah sakit.
Usulan penghapusan tarif parkir RSUD ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik di sektor kesehatan. (*)
