![]() |
| Penyaluran ratusan pohon produktif oleh LAZISNU Karawang kepada 17 lembaga. |
KARAWANG — Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Karawang menyalurkan 250 bibit pohon produktif kepada 17 lembaga pendidikan dan keagamaan yang tersebar di wilayah Kabupaten Karawang, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara LAZISNU Karawang dengan Tokio Marine Insurance Group, yang digelar di Gedung Dakwah Nahdlatul Ulama, Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat.
Bibit pohon yang dibagikan meliputi berbagai jenis tanaman produktif seperti jeruk, matoa, mangga, jambu air, dan durian. Program ini bertujuan untuk mendukung penghijauan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi penerima manfaat.
Ketua LAZISNU Kabupaten Karawang, Woro Resmiati, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan amanah dari NU Care LAZISNU Pusat.
“Saya dihubungi NU Care pusat tiga hari sebelum Lebaran dan ditawari program ini. Alhamdulillah, LAZISNU Karawang masuk tiga besar dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) se-Indonesia,” ujarnya.
![]() |
| Ketua LAZISNU Karawang Woro Resmiati saat menyerahkan bibit pohon kepada penerima manfaat. |
Ia menambahkan, sejak 2015 LAZISNU Karawang secara konsisten mendapatkan kepercayaan untuk menjalankan berbagai program dari pusat.
Selain penyaluran bibit pohon, LAZISNU Karawang juga akan melaksanakan sejumlah program sosial lainnya. Pada pekan depan, LAZISNU Kabupaten Karawang akan menyalurkan zakat produktif dari PT. Surya Gemilang Engineering (SGE) berupa hewan ternak kambing kepada mustahiq di Kecamatan Jayakerta.
Tak hanya itu, LAZISNU juga dijadwalkan menggelar khitanan massal gratis pada 31 Mei 2026 di wilayah yang sama.
“Kami memilih Kecamatan Jayakerta karena wilayah ini masih minim jangkauan program kami, mengingat lokasinya berada di ujung Kabupaten Karawang,” kata Woro.
Ke depan, melalui program NU Care Hijau tahun 2026, LAZISNU Karawang juga berencana melakukan penanaman pohon kelapa dan mangrove di wilayah Cilamaya sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Ketua PCNU Karawang, Deden Permana, memberikan apresiasi atas kinerja LAZISNU yang dinilai terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“LAZISNU di bawah kepemimpinan Bu Woro ini sangat aktif. Pada Ramadan saja mampu menyalurkan zakat hingga sekitar Rp400 juta, ini luar biasa,” ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi besar sektor industri di Karawang yang dinilai belum sepenuhnya memberikan dampak bagi masyarakat melalui organisasi keagamaan.
“NU tidak hanya berbicara soal keagamaan, tetapi juga tentang kemasyarakatan. Ini yang terus kita dorong ke depan,” pungkasnya. (*)

