Pesantren Ramadhan Ponpes Sidogiri Isi Kegiatan 17 Hari di PKBM Assolahiyah Karawang

Pesantren Ramadhan dari Pondok Pesantren Sidogiri di PKBM Assolahiyah Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang.
KARAWANG — Kegiatan Pesantren Ramadhan dari Pondok Pesantren Sidogiri mengisi program pembinaan keagamaan selama 17 hari di PKBM Assolahiyah, Kabupaten Karawang. Program ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter dan spiritual peserta didik selama bulan suci Ramadhan.


Bulan Ramadhan dikenal memiliki keutamaan besar, mulai dari sepuluh hari pertama penuh rahmat, sepuluh hari kedua penuh ampunan (maghfirah), hingga sepuluh hari terakhir yang menjadi momentum pembebasan dari api neraka. 


Selain itu, terdapat malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan keagamaan yang intensif bagi para peserta didik.


Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan Ikatan Alumni Santri Sidogiri yang menugaskan para ustadz dari Sidogiri untuk berdakwah di berbagai daerah selama Ramadhan. Salah satu yang ditugaskan di Karawang adalah Ustadz Muhammad Madhani Muchlis.


Selama berada di Karawang, para ustadz mengisi berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian di mushola, masjid, hingga pondok pesantren, termasuk di lingkungan PKBM Assolahiyah.


“Pengabdian ini menjadi bagian dari dakwah kepada masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan peserta didik,” ujar Muhammad Madhani Muchlis.


Sementara itu, pengelola PKBM Assolahiyah, Samsudin, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik, sekaligus memperdalam pemahaman tentang ibadah puasa, penyucian hati, serta pentingnya zakat sebagai bentuk kepedulian sosial.


“Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik agar lebih religius dan mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.


Selain memperdalam ilmu agama, Pesantren Ramadhan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antar peserta didik, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih harmonis dan bernilai spiritual tinggi. (*)
BACA JUGA
METROPLUS.ID

Subscribe YouTube Kami Juga Ya