Kecam Oknum Humas Unsika, Ketua Umum IWOI Akan Lakukan Demo Besar

Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), Dr. NR Icang Rahardian, latar belakang gedung Rektorat Unsika.

JAKARTA – Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), Dr. NR Icang Rahardian, mengecam keras dugaan tindakan arogan Humas Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) berinisial N yang disebut melontarkan makian kasar kepada wartawan onediginews.com.


Icang menilai perilaku tersebut tidak mencerminkan etika pejabat di lingkungan perguruan tinggi dan berpotensi menjadi bentuk intimidasi terhadap kemerdekaan pers.


Merespons insiden yang terjadi pada Rabu (18/2/2026), Icang memberikan ultimatum kepada pihak rektorat Unsika agar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.


“Kami sangat menyayangkan ucapan yang keluar dari seorang Humas berinisial N. Jika dalam waktu 2x24 jam pihak Unsika tidak melakukan permintaan maaf terbuka, saya instruksikan seluruh jajaran IWOI untuk mengepung dan mendemo Unsika,” tegas Icang.


Menurutnya, dugaan ancaman pelarangan liputan terhadap wartawan dapat dikategorikan sebagai tindakan yang menghambat kerja jurnalistik, yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Icang juga menyoroti pernyataan yang diduga menuduh wartawan “makan uang Unsika” sebagai bentuk tudingan yang merendahkan profesi jurnalis.


Ketegangan bermula ketika wartawan berupaya mengonfirmasi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran 2023–2024 dari BPK RI terkait pengadaan barang dan jasa di Unsika.


Dalam proses konfirmasi tersebut, oknum Humas N disebut:

  • Meragukan data temuan BPK RI di hadapan media.
  • Melontarkan kata-kata kasar saat dikonfirmasi via telepon.
  • Mengancam melarang liputan jika berita tidak diturunkan (takedown).


Insiden ini memicu reaksi solidaritas dari sejumlah organisasi pers yang mendesak adanya evaluasi terhadap jajaran humas di lingkungan kampus negeri tersebut.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak rektorat Unsika terkait tuntutan permintaan maaf maupun langkah internal yang akan diambil. (*)

BACA JUGA
METROPLUS.ID

Subscribe YouTube Kami Juga Ya