![]() |
| Kegiatan Reses II H. Jenal Aripin, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2025/2026 di Kelurahan Mekarjati, Kabupaten Karawang. |
KARAWANG – Kegiatan Reses II Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2025/2026 dimulai di Kelurahan Mekarjati, Kabupaten Karawang. Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Demokrat, H. Jenal Aripin, SE, memilih wilayah tersebut sebagai titik awal penyerapan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya Karawang–Purwakarta.
Kegiatan reses ini dihadiri Lurah Mekarjati Yono, Ketua LPM, tokoh masyarakat, narasumber, serta warga yang antusias mengikuti dialog langsung bersama wakil rakyat.
Lurah Mekarjati, Yono, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran anggota DPRD Jawa Barat menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak H. Jenal Aripin di Kelurahan Mekarjati. Ini menjadi kesempatan bagi warga untuk bersilaturahmi sekaligus berdialog menyampaikan aspirasi,” ujar Yono.
Sementara itu, H. Jenal Aripin menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk menyerap kebutuhan dan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.
“Reses ini menjadi momen penting bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Terima kasih kepada warga dan pihak kelurahan yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah memprioritaskan pembangunan di sektor infrastruktur, kesehatan, dan program strategis lainnya.
Beberapa proyek infrastruktur yang menjadi fokus di antaranya pembangunan dan pembebasan lahan jalur Badami–Loji, Kosambi–Curug (Purwakarta), Loji–Cariu (Bogor), hingga Tanjungpura–Rengasdengklok.
“Fokus pemerintah saat ini adalah percepatan pembangunan infrastruktur dan sektor prioritas lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses akan ditampung dan dikaji berdasarkan skala prioritas serta disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan berlangsung interaktif, di mana warga aktif menyampaikan berbagai usulan terkait pembangunan lingkungan, infrastruktur, hingga pelayanan publik. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah.
(Iman Suryana)
