Rumah Buruh Harian di Batujaya Karawang Roboh Setelah Diterjang Hujan dan Angin

Tongkir (48), warga Dusun Kobak Gabus RT 08 RW 04, Desa Telukambulu, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang yang rumahnya roboh.

KARAWANG – Musibah menimpa Tongkir (48), warga Dusun Kobak Gabus RT 08 RW 04, Desa Telukambulu, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Rumah sederhana yang ia tempati bersama istri dan tiga anaknya roboh rata dengan tanah setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang beberapa waktu lalu.


Tongkir yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas mengaku tidak mampu memperbaiki rumahnya yang sudah lama dalam kondisi lapuk. Keterbatasan ekonomi membuatnya pasrah hingga bangunan tersebut akhirnya ambruk diterjang cuaca ekstrem.


“Penghasilan saya tidak cukup untuk memperbaiki rumah. Saat roboh, saya benar-benar bingung dan sedih,” ujar Tongkir kepada awak media dengan mata berkaca-kaca.


Pasca kejadian, Tongkir dan keluarganya terpaksa menumpang tinggal di rumah orang tuanya yang diketahui merupakan seorang janda lanjut usia. Kondisi tersebut membuat keluarga ini semakin membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.


Tongkir berharap Pemerintah Kabupaten Karawang dapat memberikan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Pemerintah Desa Telukambulu diketahui telah mengusulkan bantuan Rutilahu ke dinas terkait, namun hingga kini belum ada realisasi pembangunan.


Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Karawang menyatakan akan memprioritaskan rumah warga yang roboh. “Saya akan memprioritaskan pembangunan Rutilahu bagi rumah warga yang roboh,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.


Namun hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya peninjauan langsung dari DPRKP Karawang ke lokasi rumah roboh. Kondisi ini menimbulkan harapan sekaligus pertanyaan publik terkait tindak lanjut nyata pemerintah daerah dalam membantu warga tidak mampu terdampak musibah. (*)


BACA JUGA
METROPLUS.ID

Subscribe YouTube Kami Juga Ya