![]() |
| Sejumlah Pengurus DPD FK-PKBM Kuningan bersama Ketua FK-PKBM Jawa Barat. |
KUNINGAN – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (DPD FK-PKBM) Kabupaten Kuningan sukses digelar pada Sabtu (24/1/2026) di Aula PKBM Taruna Mandiri, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan.
Musda diikuti oleh 84 dari total 113 PKBM se-Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Kabupaten Kuningan, Kepala Seksi Sarana dan Kepala Seksi Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, unsur Ikatan Penilik Indonesia (IPI), Dewan Pembina dan Penasehat FK-PKBM, pengurus DPD FK-PKBM Kuningan, serta pengurus FK-PKBM Provinsi Jawa Barat.
Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Kabupaten Kuningan, Dicky Mahardika, M.Si., dalam arahannya menekankan pentingnya peran dan kontribusi nyata FK-PKBM bagi masyarakat, serta penguatan sinergi organisasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan.
Sementara itu, Ketua DPW FK-PKBM Provinsi Jawa Barat, Heru Saleh, M.Pd., mengapresiasi proses demokratis dalam penjaringan calon ketua yang diusulkan oleh masing-masing koordinator wilayah PKBM. Ia juga mengucapkan selamat kepada Andriyanto, S.Kom., yang terpilih sebagai Ketua DPD FK-PKBM Kabupaten Kuningan masa bakti 2026–2031.
“Musyawarah daerah ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi ruang strategis untuk meneguhkan komitmen, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan peran FK-PKBM di Kabupaten Kuningan,” ujar Heru.
Ketua Panitia Musda, Nurohim, S.Pd., M.Si., melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat partisipasi aktif peserta. Proses Musda diawali dengan pra-musda di masing-masing koordinator wilayah untuk penjaringan bakal calon ketua, dilanjutkan dengan pembentukan panitia dan pelaksanaan Musda yang disepakati bersama pengurus, penasehat, dan pembina FK-PKBM Kuningan.
“Alhamdulillah, Musyawarah Daerah dapat terlaksana dengan baik. Musda ini bertujuan memperkuat FK-PKBM Kuningan agar lebih produktif, adaptif, dan berdaya saing dalam mendukung layanan pendidikan nonformal,” pungkasnya.
