![]() |
| LPKSM Putra Siliwangi Kabupaten Purwakarta bwrsama PT Pertamina dan Hiswana Migas Karawang–Purwakarta. |
PURWAKARTA – Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Putra Siliwangi Kabupaten Purwakarta menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan PT Pertamina serta Hiswana Migas Karawang–Purwakarta terkait pendistribusian LPG 3 kilogram bersubsidi di wilayah Purwakarta.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua LPKSM Putra Siliwangi Purwakarta Aan Sujana, Sekretaris Jenderal Iman Suryana, beserta jajaran pengurus. Dari pihak Pertamina hadir Aldo, sementara Hiswana Migas Karawang–Purwakarta diwakili sekretaris, Kepala Bidang Gas LPG 3 Kg, serta perwakilan agen. Kegiatan berlangsung di salah satu rumah makan di Kabupaten Purwakarta.
Dalam diskusi tersebut, Aan Sujana menyampaikan sejumlah temuan di lapangan terkait distribusi LPG 3 kg bersubsidi. Salah satunya adalah adanya pangkalan yang menjual LPG 3 kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp18.000 per tabung. Di lapangan, LPG bersubsidi tersebut dijual dengan harga Rp20.000 hingga Rp21.000 per tabung.
Selain itu, LPKSM juga menemukan praktik penjualan LPG 3 kg lintas desa hingga lintas kecamatan, serta pangkalan yang tidak memenuhi standar dan ketentuan pendistribusian. Kondisi tersebut dinilai berpotensi merugikan masyarakat dan menyalahi regulasi yang berlaku.
Menanggapi temuan tersebut, perwakilan Pertamina, Aldo, mengapresiasi peran aktif LPKSM Putra Siliwangi dalam melakukan pengawasan distribusi LPG bersubsidi. Ia menegaskan bahwa laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti dan dikomunikasikan dengan pihak Hiswana Migas.
“Menjual LPG 3 kg ke luar desa, apalagi sampai ke luar kecamatan, itu sudah melanggar aturan pendistribusian. Jika pangkalan mengecer ke tempat lain, dikhawatirkan terjadi penyalahgunaan dan rawan penyelewengan,” ujar Aldo.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal LPKSM Putra Siliwangi, Iman Suryana, mendorong adanya kerja sama pengawasan antara LPKSM dan Hiswana Migas agar pendistribusian LPG 3 kg bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Hiswana Migas Karawang–Purwakarta menyatakan terbuka dan akan mempertimbangkan usulan kerja sama pengawasan yang disampaikan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas diskusi hari ini. Semoga ke depan pendistribusian LPG 3 kg bersubsidi dapat berjalan lebih baik dan sesuai dengan ketentuan,” ujar perwakilan Hiswana Migas.
(Iman Suryana)
