‎Pemkab Karawang Matangkan Pilkades Digital, Warga Didorong Siap Hadapi Era Baru Demokrasi Desa

Kabid Pemerintahan Desa Andri Irawan, saat memberikan materi untuk penerapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital di Aula Kantor Kecamatan RawamertaKamis (30/10/2025).

METROPLUS.ID - KARAWANG | Suasana Aula Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Kamis (30/10/2025), dipenuhi antusiasme dan diskusi hangat terkait masa depan demokrasi di tingkat desa.


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mulai mematangkan rencana penerapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital sebagai upaya menekan biaya politik dan mencegah praktik kecurangan.


‎Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala DPMD Karawang Drs. Muhamad Syaefulloh, M.M., Kabid Pemerintahan Desa Andri Irawan, serta Sekcam Rawamerta Sunadi. Agenda tersebut merupakan bagian dari persiapan Pilkades serentak 2025, yang untuk pertama kalinya akan menerapkan sistem digital di sejumlah desa percontohan.


‎“Pilkades digital ini adalah terobosan besar. Tujuannya lugas: memangkas birokrasi, menekan biaya, dan mengurangi praktik politik uang yang selama ini mencederai demokrasi desa,” tegas Kepala DPMD Karawang, Muhamad Syaefulloh, dalam sambutannya.


‎Sosialisasi di Rawamerta diikuti oleh panitia Pilkades dari tiga desa, yakni Desa Balongsari (Rawamerta), Desa Cadas Kertajaya (Telagasari), dan Desa Wanakerta (Telukjambe Barat). Para peserta mendapatkan penjelasan teknis dan prosedural tentang tata cara pelaksanaan Pilkades digital, termasuk penggunaan perangkat dan sistem pengamanan data pemilih.


‎Meski disambut positif, sejumlah peserta mengungkapkan kekhawatiran soal keandalan sistem dan potensi kendala teknis di lapangan. Pertanyaan kritis muncul, mulai dari validitas data pemilih, gangguan jaringan internet, hingga jaminan kerahasiaan suara.


‎Menanggapi hal itu, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Karawang, Andri Irawan, menegaskan bahwa seluruh aspek teknis sudah dipertimbangkan secara matang.


‎“Sosialisasi ini untuk menyamakan persepsi agar tidak ada kesalahpahaman di lapangan. Panitia desa akan dibekali materi yang mudah dipahami masyarakat, sehingga mereka bisa menyampaikan informasi dengan jelas dan akurat,” ujarnya.


‎Ia juga memastikan, DPMD akan segera mendistribusikan materi sosialisasi dan dokumen pendukung ke seluruh kecamatan agar masyarakat memiliki pemahaman yang sama terkait tahapan dan mekanisme Pilkades digital.


Langkah digitalisasi Pilkades ini menjadi momentum penting bagi Karawang dalam membangun sistem demokrasi yang lebih transparan, efisien, dan berintegritas.


‎(Mat Rahmat)

BACA JUGA
METROPLUS.ID

Subscribe YouTube Kami Juga Ya