![]() |
Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Seluruh Pendeta Indonesia Raya (PSPI-R) Kabupaten Karawang usai menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) perdana, Senin (19/8/2025). |
Rakercab ini menjadi agenda penting bagi PSPI-R Karawang yang baru saja resmi terbentuk dan dilantik beberapa waktu lalu. Fokus utama pembahasan adalah penyusunan program kerja yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten Karawang.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Kepala Binmas Rohani Kristen Kementerian Agama RI Satria Jati Kusuma, Ketua DPP PSPI-R Pdt. Yohanes Handri, Ketua DPW PSPI-R Jawa Barat Pdt. Elisabeth Tamnge, serta perwakilan DPC PSPI-R Bandung Barat dan Kota Bandung.
Dalam sambutannya, Satria Jati Kusuma menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Rakercab perdana ini. Ia menegaskan kesiapan Kementerian Agama untuk bersinergi dengan PSPI-R dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi umat Kristiani maupun masyarakat Karawang.
“Kami siap mengawal dan berkolaborasi demi kemaslahatan umat. Kolaborasi ini penting untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW PSPI-R Jawa Barat, Pdt. Elisabeth Tamnge, menjelaskan bahwa organisasi ini resmi berdiri pada 10 Oktober 2022 pasca pandemi Covid-19. PSPI-R, katanya, hadir sebagai wadah bagi para pendeta dari seluruh Indonesia untuk saling mendukung dalam bidang rohani maupun non-rohani.
“PSPI-R aktif di berbagai sektor seperti advokasi, pendidikan, sosial, hingga ekonomi. Tujuannya menjaga persatuan bangsa dan memperkuat kerukunan umat beragama,” tegas Elisabeth.
Ketua DPC PSPI-R Karawang, Pdt. Christanly Supit, menambahkan bahwa Rakercab perdana ini menjadi langkah awal dalam merumuskan program nyata, mulai dari hukum, perlindungan anak, sosial, hingga ekonomi. Semua dirancang agar selaras dengan program pemerintah.
“Kami ingin PSPI-R benar-benar hadir membawa dampak positif bagi masyarakat Karawang, melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan umat,” jelasnya.
Saat ini, PSPI-R Karawang memiliki lebih dari 30 anggota yang terdiri dari pemimpin gereja, aktivis, hingga pengusaha Kristiani. Sejumlah aksi sosial telah dilakukan, salah satunya membantu warga terdampak banjir di Kalang Ligar.
“Kami berterima kasih atas dukungan Pemkab Karawang dan masyarakat. Semoga PSPI-R bisa terus menjadi mitra strategis dalam membangun Karawang yang rukun, damai, dan sejahtera,” pungkas Christanly. (*)