Wayang Golek Antarkan Kharisma Marantika Suhana Raih Juara 2 Festival Dalang Anak Nasional 2026

Kharisma Marantika Suhana, Juara 2 Festival Dalang Anak Nasional 2026.

KARAWANG – Wayang golek menjadi jalan bagi Kharisma Marantika Suhana, siswa kelas VI SDIT Lampu Iman Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, untuk menorehkan prestasi di tingkat nasional. Melalui kemampuannya memainkan wayang golek purwa, Kharisma berhasil meraih juara 2 Festival Dalang Anak tingkat nasional ke-19 tahun 2026 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 2 November 2026.


Dalam festival tersebut, Kharisma mewakili Provinsi Jawa Barat pada Kategori B untuk peserta usia 12–15 tahun. Ia membawakan lakon Anoman Obong dengan pertunjukan wayang golek purwa hingga berhasil menempati posisi kedua dalam kompetisi tersebut.


Ketertarikan Kharisma terhadap wayang golek ternyata berawal dari pengalaman sederhana. Saat berkunjung ke Lembur Pakuan, ia membeli sebuah wayang golek yang awalnya hanya digunakan untuk bermain. Namun, ketertarikan tersebut kemudian berkembang menjadi keinginan untuk mempelajari seni pedalangan secara lebih serius.


Keinginan itu disampaikan kepada kedua orang tuanya. Dengan dukungan keluarga, Kharisma akhirnya mendapat kesempatan belajar mendalang bersama Ki Dalang Iman melalui kegiatan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karawang.


Seiring waktu, kemampuan Kharisma dalam memainkan wayang golek terus berkembang. Ia kemudian mengikuti festival dalang anak tingkat Kabupaten Karawang dan berhasil meraih juara pertama. Prestasi tersebut mengantarkannya menjadi wakil Jawa Barat dalam Festival Dalang Anak tingkat nasional ke-19 tahun 2026.


Kharisma mengaku senang sekaligus tidak menyangka dapat meraih juara 2 dalam kompetisi nasional tersebut. Pengalaman itu menjadi pencapaian berharga sekaligus motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuannya dalam seni pedalangan wayang golek.


Wali kelas Kharisma, Ulfah Sugiana Putri, menggambarkan Kharisma sebagai siswa yang aktif dan gemar bercerita. Ketertarikan terhadap cerita dan kemampuan mengekspresikannya menjadi bagian dari karakter Kharisma yang juga terlihat ketika menekuni seni pedalangan.


Dukungan sekolah turut mengiringi perjalanan Kharisma. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SDIT Lampu Iman, Ina Nur Mu’mina, menyampaikan bahwa Ulfah bersama sejumlah teman sekelas Kharisma hadir langsung di TMII untuk memberikan dukungan saat ia mengikuti festival tingkat nasional.


Prestasi Kharisma Marantika Suhana membuktikan bahwa wayang golek dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat sekaligus meraih prestasi. Keberhasilannya di tingkat nasional diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Karawang untuk mengenal, mempelajari, dan melestarikan wayang golek sebagai salah satu warisan seni budaya Indonesia. (*)


BACA JUGA
METROPLUS.ID

Subscribe YouTube Kami Juga Ya