Permata CERITA Ajak Siswa SMPN 1 Karawang Barat Belajar Mengelola Keuangan

Pemberian cendera mata oleh Chief Operations Officer, Mujur Tandi, kepada Kepala SMPN 1 Karawang Barat, N. Devi Deliani.

KARAWANG – Belajar mengelola uang jajan bukan sekadar soal menabung, tetapi juga tentang menumbuhkan kemandirian dan memahami arti perjuangan orang tua. Pesan itulah yang mengemuka dalam program Permata CERITA bertajuk Cinta dan Edukasi dari Kita, 24 Tahun, 24 Kota 1 Cerita, yang digelar di SMPN 1 Karawang Barat, Kabupaten Karawang.


Kegiatan tersebut menghadirkan edukasi finansial bagi para siswa agar terbiasa mengatur uang sejak dini. Acara juga dimeriahkan oleh Khyaru Yafi Ayyasi dan Dinda, yang turut menyemarakkan momen berbagi pengetahuan bersama para pelajar.


Chief Operations Officer, Mujur Tandi, berharap ilmu dan kebiasaan baik yang diperoleh siswa dalam kegiatan tersebut tidak berhenti setelah acara selesai. Ia berharap para pelajar dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan membagikan manfaatnya kepada orang-orang di sekitar mereka.


Kepala SMPN 1 Karawang Barat, N. Devi Deliani, menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara karena telah memilih sekolahnya sebagai salah satu tempat berbagi cerita dalam rangkaian program yang menjangkau 24 kota tersebut.


Di hadapan para siswa, Devi mengingatkan bahwa kemampuan mengatur uang jajan merupakan bekal sederhana yang dapat membantu mereka belajar mandiri. Kebiasaan menyisihkan sebagian uang juga dapat melatih anak untuk mempersiapkan kebutuhan pribadi, termasuk ketika seragam sekolah rusak dan perlu diganti.


"Jika kalian dapat menyisihkan uang dari uang jalan kalian, kalian tidak selalu harus meminta uang ke orang tua, seperti mengganti seragam yang rusak. Ketika kalian melakukan itu kalian, orang tua kalian akan bangga," ujar Kepala Sekolah.


Pesan tersebut mengajak siswa memahami bahwa kemandirian dapat tumbuh dari kebiasaan kecil. Menyisihkan uang jajan, mempertimbangkan kebutuhan sebelum membeli sesuatu, dan tidak menghabiskan uang sekaligus merupakan langkah sederhana untuk belajar bertanggung jawab.


Dalam kegiatan Permata CERITA, para siswa juga mendapatkan pelatihan manajemen keuangan melalui MODAL (Modul Finansial). 


Melalui materi tersebut, siswa diperkenalkan pada cara mengatur uang secara bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung sesuai kemampuan.


Melalui edukasi finansial sejak bangku sekolah, para siswa diharapkan tidak hanya semakin cakap mengelola uang, tetapi juga lebih menghargai usaha orang tua dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Kebiasaan sederhana yang dipelajari hari ini diharapkan menjadi bekal berharga saat mereka tumbuh dewasa.


Program Permata CERITA: Cinta dan Edukasi dari Kita, 24 Tahun, 24 Kota 1 Cerita pun membawa pesan bahwa pendidikan tidak selalu dimulai dari hal besar. Terkadang, pelajaran tentang masa depan berawal dari uang jajan yang disisihkan, kebutuhan yang diprioritaskan, dan keinginan untuk membuat orang tua bangga. (Ade R.)




BACA JUGA
METROPLUS.ID

Subscribe YouTube Kami Juga Ya